Garis Logo
images

GUBERNUR SULTRA HIMBAU MASYARAKAT BIJAK BERMEDIA SOSIAL DAN TOLAK POLITIK UANG

Penjabat Gubernur Sulawesesi Tenggara Drs. H. Setyabudi, M.Pd dengan tegas dan lantang, mengigatkan kepada segenap masyarakat Sulawesi Tengggara untuk bijak menggunakan media sosial. Hal tersebut diungkap saat membuka pelaksanaan MTQ ke 27 tingkat Sulawesi Tenggara di Ereke Kabupaten Buton Utara, Selasa malam, 27 Maret 2018.

“Saya mengajak kita semua, masyarakat Sulawesi Tengara untuk bijak menggunakan media sosial, menghindari dan tidak ikut menyebarkan berita bohong (hoaks); dan ujaran kebencian (hate Speech), menghindari politik identitas; dan tolak, tolak, dan tolak politik uang melaksanakan even pemilihan umum kepala daerah demikian juga di Pemilu 2019 mendatang,” tegas gubernur secara berulang.

Namun lebih penting dari semua itu, ia mengajak segenap masyarakat untuk tetap menjalin ukhuwah; persatuan dan kesatuan serta tidak terjebak pada kegiatan-kegiatan yang memcah belah keutuhan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. “Pemilu kepala daerah adalah ajang menghasilkan pemimpin-pemimpin berkualitas yang sejatinya kita sambut dengan penuh kegembiraan. Perbedaan adalah rakhmat Allah SWT,” imbuhnya.

Direlease kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Baubau, H. Idrus Taufiq Saidi, S.Kom, M.Si langsung dari arena utama MTQ menyebutkan jika berkaitan dengan pelaksanaan MTQ, Gubernur Setyabudi mengapresiasi pemerintah Buton Utara yang mampu menggelar kegiatan di tengah keterbatasan fasilitas infrastruktur penunjang dan dengan keterbatasan anggaran; tetapi cukup mampu menumbuhkan partisipasi masyarakat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada sesama saudaranya dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara.

Sementara itu, Bupati Buton Utara, Drs. H. Abu Hasan, M.Pd memaklumkan permohonan maaf atas kelemahan-kelemahan mendasar dalam pelayanan pelaksanaan kegiatan, termasuk rute Pawai Taaruf yang dikeluhakn banyak peserta.”semoga kedepan kita bisa melaksanakannya lebih maksimal, lebih berkualitas dalam rangka siar Islam ini,” papar bupati.

Acara pembukaan ini lengkap dihadiri elite-elite Sulawrsi Tenggara, Bupati dan wakil bupati, walikota dan wakil walikota, politisi dan segenap tokoh agama, tokoh masyarakat yang berbaur menjadi satu di arena pembukaan MTQ yang dipusatakan di pelataran Islamic Center kota Ereke.

Acara pembukaan MTQ ini didahului dengan defile kontingen yang pertama oleh khafilah Kota Baubau diikuti segenap kabupaten kota se Sulawesi Tenggara.
------
Berkaitan dengan pesan anti hoaks dan hate speech, bijak menggunakan media sosial, dan tolak politik uang ini, dua hari sebelumnya tepatnya Senin, 19 Maret 2018 bertempat di galaksi Inn Baubau diselenggarakan kegiatan seruapa dalam bentuk Focus Group Disscussion (FGD) yang diinisisasi Polres Baubau dengan menghadirkan pemateri dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kota baubau dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Baubau; diikuti segenap pimpinan SKPD; Camat dan Lurah; perwakilan pasanagan calon wali kota dan wakil wali kota; dan segenap kelembagaan masyarakat di Baubau
FGD ini berlangsung dalam suasana diskusi yang hangat dan sukses mendeklarasikan Pilkada tanpa berita hoaks, sara, dan ujaran kebencian, anti radikalisme terhadap Pancasila.*