Garis Logo
images

Lansia Terlantar dan Penyandang Disabilitas Perkotaan di Baubau Terima Bantuan

SATU langkah dalam mewujudkan salah satu visi pemerintahan Tamrin-Monianse di Kota Baubau yakni “Baubau Sejahtera” menjadi entri point Pemkot Baubau menyalurkan bantuan bagi segenap penyandang sosial di kota ini. mereka diantaranya ‘lanjut usia terlantar’, usaha ‘ekonomi produktif penyandang disabilitas’, usha mandiri kelompok penyandang disabilitas tuna rungu, dan tuna wicara’.

Rilis Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, H. Idrus Taufiq Saidi, S.Kom., M.Si menyebutkan jika secara teknis penyaluran bantuan ini dikelola Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Baubau, dan proses penyaluran secara simbolik dipimpin langsug Wakil Wali Kota La Ode Ahmad Monianse berpusat di Aula Palagimata Baubau, Senin (5/11).

Proses penyaluran bantuan berlangsung selama tiga hari edepan hingga 7 November 2018 mendatang dan dipusatkan di tiga lokasi berbeda, masing-masing; Aula Palagimata untuk penyaluran 102 paket bantuan sosial bagi lanjut usia dan disabilitas. Berikutnya di Aula Kantor Kecamatan Sorawolio bagi lanjut usia yang berasal dari Kecamatan Sorawolio, dan di Aula Kantor Kecamatan Kokalukuna untuk penyaluran 90 paket bantuan lanjut usia yang berasal dari kawasan Kokalukuna dan sekitarnya.

Adapun jumlah penerima bantuan sebanyak 150 lanjut usia kualifikasi miskin dan terlantar yang berasal dari 43 kelurahan dan 8 kecamatan se Kota Baubau; 10 orang penyandang disabilitas produktif dan 25 orang penyandang disabilitas tuna rungu wicara yang terbagi dalam 4 kelompok usaha mandiri.

Wakil Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse dalam sambutannya dihadapan para penerima bantuan dan segenap pejabat terkait di kota ini menyatakan bantuan ini merupakan bentuk tali asih skaligus perwujudan program-program strategis mewujudkan visi Kota Baubau, mewujudkan Baubau sebagai kota yang maju, sejahtera dan berbudaya.

“Pemkot Baubau berupaya dan bekerja keras untuk menciptakan keberimbangan pembangunan termasuk pengentasan masalah kemiskinan, dan bukan hanya itu memberikan kepedulian bagi penyandang disabilitas produktif yang memang sangat layak untuk mendapat ruang kesejajaran bersama segenap warga kota lainnya. Karena itu gunakan bantuan ini sesuai peruntukannya agar benar-benar bermanfaat,” pesan Wawali.