Garis Logo
images

PISAH SAMBUT WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA BAUBAU

Ratusan pejabat dan masyarakat di kawasan Kota Baubau dan sekitarnya, minggu malam ini menghadiri pisah sambut Walikota Baubau periode 2013-2018, Dr.H.AS.Tamrin,MH dan wakilnya Hj. Wd. Masra Manarfa,S.Sos,M.Si kepada penjabat walikota yang baru dilantik Dr.Ir.H. Hado Hasina,M.Si, yang dihadiri langsung Plt. Gubernur Sulawesi Tenggara, Brigjen (Purn) TNI.HM. Saleh Lasata.

Acara dipusatkan di Bantea Umuri Bolu Rujab Walikota dengan dipandu master of ceremony, Laode Darussalam, S.Sos,M.Si dan Adam Dangkule, berlangsung cukup meriah karena dihadiri sejumlah tetamu seperti Bupati Buton Tengah dan sejumlah pejabat di kawasan kepulauan Buton, termasuk pembacaan doa langsungoleh kepala kementerian Agama Kota Baubau, Rahman Kaali, S.Ag yang juga merupakan pejabat baru di kota ini.

Wd. Maasra Manarfa memulai sambutan pisah sambut ini mengingatkan jika masa jabatannya telah berakhir 30 januari 2018 lalu, mengucapkan terima kasih atas kerjasama semua pihak, serta untaian maaf kepada segenap kepala SKPD atas ketegasannya selama, termasuk permohonan maafnya kepada walikota AS Tamrin, jika selama menjadi pendampingya dinilqinya kurang berkenan.

Hal lain diungkap AS Tamrin yang dalam sambutannya tampak sangat terharu sebagai bentuk kebersamaannya selama ini menyatakan pertemuan ini sebagai kenikmatan yang tak dapat ditakar, karena mengumpulkan semua pihak sebagai bentuk kebersamaan.

Bagi AS. Tamrin, ibu Maasra adalah pasangannya yang saling melengkapi dalam kepemimpinan periode 2013-2018 dalam menorehkan pembangunan dengan tulus dan ikhlas. "Tentu banyak ketidaksempurnaan dalam kepemimpinan kami, sebab memang di dunia ini tidak ada ada yang sempurna," papar AS. Tamrin.

Hal terbesar yang disyukuri oleh AS.Tamrin bahwa selama kepemimpinan dengan Maasra Manarfa adalah berakhir 'happy ending'. "Semuanya aman-aman saja, tidak ada gejolak dan ini adalah kesyukuran terbesar saya, berakhir dengan baik-baik, kendati ke depan saya dan Maasra akan berlompetisi dengan Pilkada Kota Baubau," ujarnya disambut tepuk meriah hadirin.

Tak lupa pula ia memuji kehadiran Pj Walikota Hado Hasina yang menurut AS. Tamrin sebagai keputusan tepat dari Mendagri karena kompetensi yang dimilikinya. "Khusus kepala SKPD dukung sepenuhnya Pak Hado, beliau pejabat yang memiliki kopetensi, netral, dan juga mengenal daerah ini," pesannya.

Berkaitan dengan prestasi kedaerahan selama ini, adalah bentuk kekompakan, termasuk dukungan forum kepemimpinan daerah. "Kapolres ini pejabat yang inovatif dan kreatif," puji doktor alumni IPDN ini," tandasnya mengurai segenap prestasi yang diperoleh selama ini sebagai bentuk kerjasama SKPD dan kesadaran masyarakat.

Pj. Walikota Hado Hasina memberikan sambutan awal dengan penggalan ayat-ayat suci Alquran bertautan kepemimpinan dan manajemen pekerjaan, yang mengingatkan tugasnya selaku penjabat walikota, yakni melanjutkan tugas pemerintahan, melaksanakan pemilukada dan menjamin netralitas ASN.

"Namun demikian kehadiran saya jangan berharap banyak infrastruktur yang akan terbangun, terkecuali melanjutkan apa yang sudah dilaksanakan. Namun begitu, ia tetap menjaga mimpi masyarakat untuk menciptakan kesejahteraan," ujar Hado.

Dalam filosofi kepemimpinannya, Hado berprinsip 'boleh keliru asal jangan melanggar'. "Itu berarti ada keberanian untuk melakukan gerakan, keberanian berbuat untuk kepentingan masyarakat, tetapi harus diisi, intelektual, kapital, dan religius," pungkas Hado sembari mengapresiasi kepemimpinan pendahulunya.

Kepada kandidat kepala daerah, Hado mengingatkan jika tak perlu saling sikut, mengingat pesertanya adalah 'kita-kita semua", dan baginya punya komitmen menfasilitasi politik daerah sebaik mungkin. "Yang paling penting adalah habluminallah dan habbluminannas" pungkasnya.

Sementara itu Plt. Gubernur Sultra, Brigjen TNI (purn) HM. Saleh Lasata dalam sambutannya mengatakan pembicara sebelumnya dua duanya adalah 'doktor' sehingga kualitas terlihat dari keduanya.

Berkaitan dengan kondisi politik Baubau, wagub begitu bergembira melihat situasi saat ini karena beberapa kandidat yang hadir terlihat sangat bersahabat. "Insya Allah Baubau wkan kondusif, aman dan terkendali," ujar pendamping Nur Alam ini.

Khusus kepada kepemimpinan Tamrin-Maasra sebagai paket yang berhasil dan memimpin Kota Baubau dengan kompak dan baik. Sehingga penerusnya Hado Hasina yang juga putra kepulauan Buton terbaik yang dipandang cakap memiliki kemampuan numpuni membangun danmelanjutkan kepemimpinan daerah ini.

"Pak Hado memiliki niat baik, bisa memotivasi masyarakat untuk melanjutkan pembangunan daerah, karenanya mari didukung bersama," ujarnya.

Pada kesempatan ini dirinya bersama gubernur Nur Alam yang telah memimpin 10 tahun, menyisakan masa kerja kurang lebih 15 hari, sehingga ia huga mengucpkan terima kasih atas kepemimpinannya di Sultra sekaligus permohonan maafnya selama ini.

Acara diakhiri dengan pemotretan bersama sekaligus penyerahan cenderamata kepada walikota dan wakil walikota Baubau periode 2013-2018.